Gaya Hidup

Cara Melatih Kesabaran Diri Sendiri agar Hidup Menjadi Lebih Tenang dan Damai

Menjadi seseorang yang memiliki sifat sabar tidaklah mudah sehingga Anda perlu mengetahui bagaimana cara melatih kesabaran diri sendiri. Hal ini tidak lain karena kesabaran mendatangkan banyak manfaat, baik untuk diri kita sendiri maupun orang-orang di sekitar kita.

Cara Melatih Kesabaran Diri Sendiri

Kita semua tahu bahwa hampir setiap hari kita bisa saja dihadapkan pada situasi tertentu yang menguji kesabaran. Ujian kesabaran ini juga tidak bisa diprediksi datangnya.

Menjadi orang yang sabar itu bisa dibilang tidak mudah, namun bukan berarti tidak bisa dilatih. Dalam melatih diri menjadi orang yang sabar pastinya juga ada beberapa tantangan yang juga harus dihadapi.

Memiliki sifat sabar akan memberikan banyak manfaat, baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Salah satu contohnya adalah Anda bisa menjalin hubungan yang lebih baik dengan orang-orang di sekitar kita. Tidak hanya itu, berikut ini beberapa manfaat menjadi orang yang memiliki sifat sabar.

  • Dianggap sebagai orang yang ramah dan santai.
  • Lebih mudah fokus pada tujuan yang ingin dicapai.
  • Bisa membuat keputusan yang lebih rasional.
  • Tidak sering mengalami ledakan amarah.
  • Bisa mempelajari hal baru dengan mudah.
  • Memiliki kesehatan mental yang lebih baik dan kuat.

Bagi Anda yang ingin melatih diri menjadi orang yang lebih sabar, berikut ini beberapa cara melatih kesabaran diri sendiri yang bisa Anda coba beserta penjelasannya.

Baca Juga:
3 Tips Menjaga Wudhu yang Bisa Anda Lakukan

1.    Menjadi Orang yang Proaktif, Bukan Reaktif

Reaktif bisa diartikan sebagai sikap di mana Anda merespons segala sesuatu yang terjadi dengan cepat. Misalnya jika ada seseorang yang tidak sengaja menginjak kaki Anda, Anda akan langsung meresponsnya dengan marah.

Proaktif merupakan kebalikan dari sifat reaktif, di mana Anda bisa menunda atau mengendalikan respons dari hal-hal yang terjadi di sekitar Anda. Misalnya jika Anda sedang dihadapkan dengan sebuah masalah, Anda tidak terburu-buru dalam merespons masalah tersebut. Indra yang Anda miliki akan memberikan jeda untuk berpikir sejenak dan mencari tahu apa penyebab dari masalah tersebut.

Dengan bertindak proaktif atas apa yang terjadi di sekitar Anda bisa melatih kesabaran diri. Hal ini tidak lain karena Anda memberikan waktu pada diri Anda sendiri untuk merespons apa yang sedang terjadi. Jeda waktu inilah yang merupakan cara melatih kesabaran diri sendiri.

2.    Membedakan Mana yang Penting dan Tidak Penting

Ada banyak hal di sekitar kita yang bisa mengajarkan kita untuk menjadi orang yang sabar. Namun perlu dicatat bahwa tidak selamanya Anda juga harus bersabar akan sesuatu yang terjadi.

Anda harus mampu membedakan pada situasi yang seperti apa Anda harus bersabar. Anda juga harus bisa mengetahui mana hal penting dan mana hal yang tidak penting untuk direspons. Karena jika kita merespons pada segala sesuatu padahal hal tersebut tidak penting, hal itu hanya akan menguras tenaga, pikiran, dan emosi kita.

3.    Saat Emosi Naik, Tarik Nafas Dalam dan Hembuskan

Belajar menahan amarah untuk menjadi orang yang sabar memanglah tidak mudah. Saat sedang menghadapi sesuatu yang menguras emosi Anda, beri jeda pada diri Anda sendiri untuk menarik napas dalam lalu menghembuskannya perlahan.

Baca Juga:
Beberapa Cara Mengatur Jam Tidur Selama Puasa Supaya Tetap Kuat

Cara melatih kesabaran diri sendiri yang satu ini bisa membantu Anda menjadi lebih tenang saat menghadapi masalah. Cara yang satu ini akan sangat membantu Anda jika kesabaran Anda masih belum begitu maksimal.

4.    Ingatkan Diri Bahwa Anda Hanya Merasa Tidak Nyaman

Menunggu merupakan suatu hal yang menjengkelkan dan membosankan untuk dilakukan, bahkan jika kita harus melakukannya sebentar saja. Pada saat dihadapkan dengan situasi seperti ini, coba ingatan diri Anda bahwa perasaan tersebut hanyalah perasaan tidak nyaman.

Situasi menjengkelkan tersebut memanglah tidak menyenangkan, namun bukan berarti tidak bisa dilalui. Anda pasti bisa mengatasinya walau harus merasa tidak nyaman.

5.    Mengalihkan Perhatian

Terdapat banyak situasi yang memaksa Anda untuk menunggu, namun di sisi lain juga menguras kesabaran Anda. Misalnya saat bepergian dengan naik pesawat atau menunggu makanan datang saat di restoran.

Jika Anda dihadapkan dengan situasi seperti ini, yang bisa Anda lakukan adalah mengisi waktu menunggu tersebut dengan kegiatan lainnya. Dengan kata lain, Anda perlu mengalihkan perhatian Anda dari situasi menunggu ini agar kesabaran Anda tidak terkuras.

Anda bisa melakukan kegiatan kecil dan sederhana untuk mengalihkannya, seperti mendengarkan musik, mendengarkan podcast, membuka media sosial, atau bahkan bermain game yang ada di smartphone Anda. Dengan begitu, Anda tidak perlu menguras emosi dan kesabaran serta waktu akan terasa berlalu dengan cepat.

Beberapa cara melatih kesabaran diri sendiri yang telah dijelaskan di atas pasti ada kesulitan dan kemudahannya masing-masing. Walau memberikan banyak manfaat untuk kehidupan, tidak selamanya kita harus sabar dalam menghadapi sesuatu. Ada kalanya kita juga berhak untuk emosi dan menjadi tegas pada suatu situasi dan kondisi tertentu.

Baca Juga:
Tips Mencegah Kehilangan Nota Belanja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
error: Content is protected !!